Ibadah Shalat Tahajud Memang Menakjubkan

Pembahasan kita sekarang yaitu Ibadah Shalat Tahajud Memang Menakjubkan. Terlihat berat pada awal pelaksanaan ketika belum terbiasa. Tapi akan menjadi sesuatu yang ringan, menentramkan bahkan dapat membuat air mata sang pengamal menitik. Ketika terlewat mengamalkan pada suatu kesempatan.

Ibadah Shalat Tahajud Memang Menakjubkan

Hukum Ibadah Shalat Tahajud

Shalat tahajud pada awalnya merupakan ibadah wajib sebagaimana firman Allah dalam Qur’an surat Al Muzzammil ayat 2 yang berbunyi, “Bangunlah (untuk shalat) di malam hari kecuali sedikit (daripadanya)”.

Kemudian, setelah turun ayat yang ke-20 dalam surat yang sama, shalat tahajud menjadi hukumnya sunnah. Bunyi dari surat Al Muzzammil ayat 20 sebagai berikut :

“Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an.

Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi yang berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik.

Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Waktu Shalat Tahajud

Malam hari terbagi menjadi tiga bagian. Pembagian ini terkait dengan Al-qur’an surat Al-Muzzammil ayat 3 dan 4 berbunyi “(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan”.

Merujuk pada penjelasan Kementrian Agama RI, apabila diinterpretasikan menurut waktu Indonesia, sepertiga malam pertama kira-kira pukul 22.00-23.00 WIB. Seperdua malam diperkirakan kira-kira pukul 00.00-01.00 WIB. Sedangkan sepertiga malam terakhir adalah sekitar pukul 02.00 – 03.00 WIB sampai sebelum fajar atau masuk waktu shalat Shubuh.

Di antara ketiga waktu ini, sebaik-baiknya adalah sepertiga malam terakhir. Sebagaimana dalam hadist berikut :

  1. Abu Dzar r.a. pernah menanyakan hal ini kepada Rasulullah SAW tentang waktu yang utama untuk melakukan shalat Tahajud maka beliau bersabda, “Pada tengah malam yang terakhir, tapi sedikit sekali yang suka mengerjakannya” (HR. Ahmad).
  2. Amar Ibnu Abbas berkata, Saya mendengar Nabi SAW bersabda, “Sedekat-dekatnya hamba kepada Allah SWT ialah di tengah malam yang akhir maka jika engkau termasuk golongan orang yang berzikir kepada Allah SWT pada waktu itu usahakanlah!” (HR. Al Hakim).
  3. Tuhan kita, ‘Azza wa jalla, tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat itulah Allah SWT berfirman: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku pasti Ku-kabulkan, barangsiapa yang meminta kepada-Ku pasti Ku-beri dan barangsiapa yang meminta ampunan pada-Ku, pasti Ku-ampuni” (HR. Jamaah)

Begitu segarnya hari ini, kuawali hidup dengan sujud ikhlas pada-Nya, sementara janji-Nya pasti. Insya Allah kesuksesan telah kugegam. Di saat masih banyak manusia lalai dan terlelap terimalah ketundukan ini ya rabb.

Demikian info tentang Ibadah Shalat Tahajud Memang Menakjubkan semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.