Kasus Bahaya Narkoba yang Terjadi

Topik kita sekarang yakni kasus bahaya narkoba yang terjadi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki dua istilah mengenai narkotika yang sering diperkenalkan ke publik. Dua istilah tersebut yaitu Narkoba (narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang) dan Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif).

Kasus Bahaya Narkoba

Sekilas Kasus Bahaya Narkoba

Ada berbagai kasus bahaya narkoba di dunia, berikut di antaranya :

Negara

Berikut beberapa kasus bahaya narkoba yaitu :

Muangthai Selatan

Kasus bahaya narkoba 1 yaitu terjadi di sekitar daerah Haadyai, Muangthai Selatan. Pada awal tahun 1979, para penguasa setempat memergoki satu cara menyelundupkan heroin lewat perbatasan Malaysia. Namun cara ini sangat keji.

Caranya yaitu bayi-bayi diculik atau dibeli dari orang tuanya, yang tidak menyadari apa maksud sebenarnya si Pembeli. Bayi tersebut kemudian dibunuh dan isi perutnya dikeluarkan lalu diisi dengan kantong-kantong heroin. Mayat bayu tersebuut lalu dibawa menyeberangi perbatasan, seperti bayi yang terlena di buaian tangan ‘ibu’ tercinta.

Jerman

Kasus bahaya narkoba 2 terjadi di Hamburg, Jerman. Dimana ada seorang pemuda yang sempat menelan pil ekstasi sebelum terlibat keributan dengan pacarnya. Hiangga ia nekat menghujamkan samurai ke jantungnya dan mati konyol.

Thailand

Kasus bahaya narkoba 3. Di Thailand, biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah akibat kecelakaan lalu-lintas di bawah pengaruh miras mencapai US$ 4 Billion per tahun, yang merupakan 16% dari APBN atau 2,8 kali dari dana Departemen kesehatan Masyarakat. Antara tahun 1989 dan 1994 angka kematian akibat kecelakaan lalu-lintas (dalam pengaruh miras) meningkat hingga 170%. Dan 30% tempat tidur di rumah sakit dihuni oleh pasien-pasien akibat kecelakaan lalu-lintas tersebut.

Amerika

Kasus bahaya narkoba 4 yaitu di Amerika. Penyalahgunaan Narkotika sudah jadi penyakit endemik dalam masyarakat modern di Amerika. Faktanya yaitu 1 di antara 11 orang dewasa Amerika merupakan pecandu narkotika berat. Sementara di kalangan remaja adalah 1 di antara 6 orang pengguna narkotika. Cedera, cacat, sampai kematian akibat penyalahgunaan narkoba merupakan hal yang sia-sia akibat over dosis, tindak kekerasan dan kecelakaan.

Indonesia

Kasus bahaya narkoba 5 dii Republik Indonesia. Peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba semakin mengerikan di Indonesia. Prevalensi penyalahguna narkoba sekarang sudah mencapai lebih dari 3.256.000 jiwa dengan estimasi 1,5% jumlah penduduk Indonesia adalah pengguna Narkotika. Maraknya peredaran Narkoba di Indonesia mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 12 triliun tiap tahunnya.

Data yang diperoleh dari BNN (Badan Narkotika Nasional) menyebutkan, bahwa setiap tahunnya 15.000 orang meninggal akibat penyalahgunaan Narkoba. Dari jumlah tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa 40 nyawa per hari harus melayang karena Narkoba.

Lembaga Negara

Berikut beberapa kasus bahaya narkoba dari Lembaga Negara yaitu :

KPP

Kasus bahaya narkoba 6. KPP menyebutkan bahwa 3% dari total pecandu di Indonesia adalah perempuan. Jika merujuk pada hasil penelitian BNN di atas, berarti kurang lebih ada sekitar 120 ribu perempuan Indonesia menjadi penyalahguna narkoba. Bayangkan apabila semua perempuan tersebut adalah ibu-ibu yang memiliki rata-rata dua orang anak, maka akan terdapat 240 ribu anak terlantar. Karena ibunya tersebut tidak berdaya dan terjerat oleh setan Narkoba.

Namun kalaupun semua perempuan itu belum berkeluarga, maka malapetaka sudah menunggu mereka dan anak-anak mereka kelak. Apalagi jika perempuan tersebut merupakan pengguna Narkoba jarum suntik, maka berbagai penyakit sudah membayangi dan cenderung menular ke anak-anak mereka. Penyakit tersebut seperti HIV / AIDS, Hepatitis, serta berbagai penyakit berbahaya lainnya sudah membayangi dan cenderung menular ke anak-anak mereka.

Badan Narkotika Propinsi

Kasus bahaya narkoba 7. Dari berbagai data dan informasi yang ada di BNP (Badan Narkotika Propinsi) DKI, diketahui berbagai hal. Yaitu wilayah penyebaran, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba sudah merambah ke berbagai tempat pendidikan. Mulai dari SD, SMP, SMU, hingga perguruan tinggi. Salah satu akibat dari penyalahgunaan Narkoba yaitu maraknya aksi-aksi kekerasan seperti :

  • perusakan,
  • pemerasan,
  • penganiayaan,
  • tawuran yang dilakukan oleh pelajar,
  • dll.

Untuk itu, para pelajar, orang tua serta guru mesti mendapat pembekalan dan pengetahuan mengenai bahaya Narkoba dan akibat-akibat yang ditimbulkan. Lebih jauh lagi, kita wajib meningkatkan kesadaran dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta pengetahuan yang memadai tentang pola hidup sehat.

Operasi BNN di Aceh

Kasus bahaya narkoba 8. Operasi Nila Rencong yang dilakukan oleh BNN wilayah Aceh menorehkan hasil yang membelalakkan mata. Total berat pohon dan bibit ganja yang ditemukan sebesar 373,245 ton. Pohon dan bibit ganja ini ditemukan di areal hutan dan pegunungan dengan medan berat di ujung barat provinsi Indonesia. Berat total pohon dan bibit ganja ini setara dengan berat 6 ribu pria dewasa. Dimana jika semua pria dewasa tersebut didudukkan bisa memenuhi 8 lapangan sepak bola.

Artikel Narkoba

Kasus bahaya narkoba 9 mengenai ulasan sebuah artikel berjudul “Narkoba Mempengaruhi kerja otak”, dr. Lidya H Martono, SKM dan dr. Satya Joewana, SPKJ. Dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa sensasi yang dicari mula-mula oleh pemakai narkoba, harus dibayar sangat mahal oleh dampak buruknya. Sensasi tersebut di antaranya perasaan nikmat, rasa nyaman, tenang atau rasa gembira.

Sedangkan dampak buruk dari narkoba seperti

  • ketergantungan;
  • kerusakan berbagai organ tubuh;
  • berbagai macam penyakit;
  • rusaknya hubungan dengan keluarga dan teman-teman;
  • rongrongan bahkan kebangkrutan keuangan;
  • rusaknya kehidupan moral;
  • putus sekolah;
  • pengangguran; serta
  • hancurnya masa depan dirinya.
Tokoh

Berikut beberapa kasus bahaya narkoba dari para tokoh yaitu :

Taufik Ismail

Kasus bahaya narkoba 10 perihal Taufik Ismail (penyair kawakan) yang mengaku pernah dibuat tidak bisa tidur 2 hari 2 malam. Matanya terus melek dan pikirannya kalut karena dihantui kegetiran yang luar biasa. Hal itu dialaminya setelah ia mewawancarai 30 remaja laki-laki dan perempuan di sebuah panti rehabilitasi narkoba di Jakarta.

Dari wawancara tersebut ia merinding karena sudah sangat luar biasa kerusakan bangsa ini. Kemana pun ia pergi, apakah itu di kota besar, kota kecil, tepi pantai, terlihat mayat-mayat berdiri. Mereka adalah korban dari ekstasi, marijuana dan Shabu-shabu.

Arist Merdeka Sirait

Kasus bahaya narkoba ini berdasarkan perkataan Arist Merdeka Sirait (Sekjen Komnas Perlindungan Anak). Pak Arist pernah mengatakan sindikat narkoba incar anak-anak. Fakta menunjukkan bahwa saat ini banyak anak-anak yang terjerembab ke dalam lembah narkoba. Keterlibatan anak-anak ini tidak hanya sebagai pemakai namun banyak di antaranya membantu bandar-bandar narkoba untuk mengedarkan narkoba.

Dibandingkan menjebak orang dewasa yang terhitung sulit, para bandar narkoba menargetkan anak-anak sebagai sasaran empuk. Para bandar narkoba memiliki seribu akal bulus untuk menggaet anak-anak supaya mau mencoba narkoba.

Jefri Al-Buchary

Kasus bahaya narkoba ini berdasarkan pengalaman Jefri Al-Buchary (UJ). Dulu UJ merupakan seorang pemakai narkoba berat. Dan ini merupakan kenangan yang sangat pahit dan memang ini sudah menjadi jalannya. Kata UJ, narkoba itu seperti duri yang bernyawa. Jika sudah masuk ke dalam diri kita maka perlahan-lahan duri (narkoba) itu akan menusuk-nusuk dari dalam. Akhirnya hanya diri sendirilah yang merasakan bagaimana sakitnya, tersiksanya bahkan sampai ajal mendekati.

Bunda Iffet

Kasus bahaya narkoba ini berdasarkan testimoni Bunda Iffet. Di mana hati bunda Iffet trenyuh karena melihat efek jahat narkoba pada Bimbim Slank (anaknya). Slank, adalah band besar yang sudah mengukir banyak prestasi di kancah musik Indonesia. Slank merupakan salah satu ikon yang memiliki fans fanatik terbesar di negeri ini. Eksistensi dari Slank di dunia musik sudah tidak diragukan lagi. Seiring berjalannya waktu, grup band Slank ternyata tak lepas dari lika liku problematika seputar penggunaan narkoba.

Tapi berkat perjuangan dan tangan dingin bunda Iffet, akhirnya band Slank mampu lepas dari masalah ketergantungan narkoba. Setelah benar-benar pulih dan bersih dari narkoba, Band Slank menguatkan tekadnya untuk berperang melawan narkoba. Serta mengajak orang dan fansnya supaya tidak menggantungkan hidupnya pada narkoba.

Harus diakui, mereka merupakan legenda musik tanah air yang bisa memberi contoh positif dan bisa menjadi inspirasi untuk banyak orang. Sekarang bukan jamannya lagi slogan “Say no to Drugs”, namun “Fight Against Drugs”, jangan cuma bilang tidak namun perangi narkoba.

Demikian informasi terkait dengan kasus bahaya narkoba yang terjadi, semoga post ini berguna buat teman-teman semua. Tolong post bahaya narkoba ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Healthpreneur Sukses

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.