Keikhlasan dalam Shalat Tahajud Harus Ditumbuhkan

Topik kita sekarang yaitu Posisi Keikhlasan dalam Shalat Tahajud atau Qiyamul Lail. Penelitian McCleland membuktikan bahwa ketenangan bisa meningkatkan ketahanan tubuh (sistem imun), mengurangi risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan usia harapan hidup.

Sebaliknya kata ST Putra, stres dapat mengakibatkan seseorang sedemikian rentan terhadap infeksi, mempercepat perkembangan sel kanker, dan meningkatkan penyebarannya ke bagian tubuh lain (metastasis). Dengan demikian, secara teoretis, para pengamal shalat (shalat tahajud) pasti terjamin kesehatannya, baik secara fisik maupun mental.

Keikhlasan dalam Shalat Tahajud

Keikhlasan dalam Shalat Tahajud

Sinyal dalam hadis Nabi Saw, “Shalat Tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan diri dari penyakit”, yang dengan tegas menyatakan bahwa terdapat hubungan erat antara rajinnya mengamalkan shalat Tahajud dan meningkatnya kemampuan pengendalian diri berupa ketenangan.

Dengan kata lain, para pengamal shalat tahajud akan terhindar dari stres. Jika kondisi ini dimiliki oleh siapa pun, kesehatan fisik dan ketenangan bathin merupakan hasil yang langsung dapat dirasakan oleh para pengamal shalat tahajud.

Secara fisiologis, sebenarnya pola kehidupan manusia mempunyai irama sirkadian dengan tipe tengah hari yang dikenal dengan sirkadian diurnal. Dan, jika siklus ini ditambah dengan beban melaksanakan shalat khususnya shalat Tahajud di malam hari, ia akan berubah menjadi nokturnal (malam).

Hal ini akan mengakibatkan perubahan perilaku dari sistem saraf pusat yang bertujuan beradaptasi dengan irama sirkadian, sebuah irama kehidupan yang memiliki siklus 24 jam untuk beradaptasi dengan lingkungan.

Ada dua kelompok para pengamal shalat tahajud yaitu kelompok individu yang sehat dan kelompok individu yang sakit. Bagi kelompok individu yang sakit setelah menjalankan shalat Tahajud, mungkin berkaitan dengan niat yang tidak ikhlas. Penyelenggaraan shalat Tahajud secara terpaksa akan mengakibatkan kegagalan proses adaptasi terhadap perubahan irama sirkadian tersebut.

Gangguan adaptasi ini tercermin pada sekresi (pengeluaran) hormon kortisol yang seharusnya menurun pada malam hari. Namun, karena di malam hari ia mendapat beban untuk melakukan shalat Tahajud, sekresi kortisol tetap tinggi, sehingga terjadi penekanan produksi sistem imun. Akibatnya, terjadilah kondisi pada kelompok pengamal tahajud ini: menjadi sakit.

Dalil tentang keikhlasan

Dalam Al-qur’an surat Al-Bayyinah [98] ayat 5 berbunyi, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus”.

Abu Umamah r.a. meriwayatkan bahwa seseorang telah menemui Rasulullah SAW dan bertanya, “Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berperang untuk mendapat upah dan pujian? Apakah ia mendapatkan pahala?.

Rasulullah SAW menjawab, “Ia tidak mendapatkan apa-apa”. Orang tadi mengulangi pertanyaan yang sama tiga kali dan Rasulullah SAW pun tetap menjawab, “Ia tidak mendapatkan apa-apa”.

Lalu beliau SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT tidak menerima suatu amal, kecuali jika dikerjakan murni karena-Nya dan mengharap wajah-Nya”. (HR. Abu Dawud dan an-Nasa’i).

Umar bin Khatab r.a. berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya, amalan-amalan itu tergantung kepada niat, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai yang diniatkannya. Barangsiapa niat hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya kepada dunia yang diinginkannya atau wanita yang dinikahinya, hijrahnya pun untuk apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari Muslim).

Maka, mari luruskan niat, baik di awal, di  tengah (pada saat beramal), maupun di akhir (setelah beramal). Semua karena Allah SWT.

Demikian info tentang Keikhlasan dalam Shalat Tahajud semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.