Makna Kebersihan Diri dalam Islam

Sekarang kami akan jelaskan terkait dengan Makna Kebersihan Diri dalam Islam yang Perlu Dipahami. Tidak bisa dipungkiri air adalah benda ajaib yang begitu vital bagi desah napas kehidupan. Orang bisa bertahan 40 hari tanpa makan, asalkan kebutuhan air tercukupi.

Makna Kebersihan Diri dalam Islam

Makna Kebersihan Diri dalam Islam

Penelitian yang dilakukan Dr. Masaru Emoto yang ditulis dalam buku pertamanya The Hidden Message in Water makin membuktikan keajaiban pelarut utama di muka bumi.

Percobaan dilakukan Emoto dengan membacakan suatu kata atau memberi perlakuan terhadap sebotol air murni. Kemudian diambil beberapa tetes dengan pipet dan ditaruh pada piring petri untuk wadah penelitian. Selanjutnya dimasukkan ke dalam alat pendingin dengan suhu sampai – 25 oC.

Setelah air berubah menjadi Es, air kristal diteliti di bawah mikroskop pada suhu ruangan 5 oC. Dalam proses melelehnya air es karena suhu ruangan, Dr. Masaru Emoto memotret proses tersebut. Kristal air dapat dilihat pada saat kepingan es meleleh. Hasilnya sebagai berikut :

  1. Kata “arigato” (terima kasih), terbentuk kristal segienam yang indah
  2. Kata “setan”, kristal berbentuk buruk
  3. Diputarkan simfoni Mozart, kristal muncul berbentuk bunga
  4. Diperdengarkan music heavy metal, kristal hancur
  5. 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace”, kristal air mengembang bercabang-cabang dengan indahnya
  6. Dibacakan doa Islam terbentuk kristal bersegienam (hexagonal) dengan lima cabang daun muncul berkilauan
Penelitian Tentang Air

Dr. Masaru Emoto kemudian menyimpulkan bahwa air bersifat bisa merekam pesan seperti pita magnetic atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air.

Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Bisa dibayangkan setiap saat kita diminta menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, mensucikan diri dari najis dan hadas, yang semuanya diawali dengan bacaan “basmalah”.

Abu Hurairah radhiyallahu’anhu (r.a.) meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tiap-tiap pekerjaan yang tidak diawali bismillah maka terputuslah berkahnya” (HR. Abu Dawud).

Tanpa menyebut nama Allah maka baraqah akan terputus. Karenanya, sesungguhnya selama ini kita menggunakan air heksagonal ketika diawali dengan bacaan tersebut.

Masih ingat gencarnya iklan produk heksagonal yang memang baik bagi kesehatan? Sekarang dengan kesungguhan hati, sesuai syariat dan izin-Nya, kita bisa mendapatkan air itu setiap saat. Subhanallah …..

Inilah makna kebersihan dalam agama, tidak ada yang sia-sia, bahkan sekarang diketahui bahwa tindakan itu bernilai plus dengan doa. Mulai dari mencuci tangan, buang air, berwudhu hingga mandi.

Demikian info tentang Makna Kebersihan Diri dalam Islam semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.