Tiga Fase Mekanisme Terjadinya Stres

Kali ini kami akan ulas perihal Tiga Fase Mekanisme Terjadinya Stres pada Manusia. Ketika bekerja, atau apa pun aktivitas kita semisal kuliah nikmatilah. Rileks, karena ini akan membuat semua yang dihadapi begitu ringan, jauh dari stres. Stres sendiri bahasan yang (relatif) kompleks. Ada sebagian ahli yang memosisikannya sebagai stimulus.

Tiga Fase Mekanisme Terjadinya Stres

Misalnya pada individu yang mempunyai pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi, mereka ini akan merasa tegang dan tidak enak. Pandangan yang lain menyebutkan stres sebagai respon, yakni memfokuskan pada reaksi individu terhadap stressor (kejadian atau lingkungan yang menimbulkan perasaan tegang).

Selain itu, sebagian ahli mendudukkan stress sebagai interaksi antara individu dan lingkungan. Pandangan ini menggambarkan stres sebagai suatu proses yang mencakup stressor dan strain (respon baik secara psikis maupun fungsi tubuh terhadap stressor; jadi stressor dari lingkungan, sedangkan strain dari individu). Bukan hanya suatu proses ketika individu adalah agen yang aktif yang dapat memengaruhi stressor melalui strategi kognitif dan emosional.

Tiga Fase Mekanisme Terjadinya Stres

Secara kronologis, Selye mengemukakan tiga fase mekanisme terjadinya stres yang dikenal dengan istilah General Adaptation Syndrom (GAS).

  1. Fase peringatan (alarm stage). Pada fase ini, sistem saraf pusat dibangkitkan dan pertahanan tubuh dimobilisasi. Stres terjadi ketika si individu terus-rnenerus mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan, misalnya lari atau melawan.
  2. Fase perlawanan atau adaptasi (the stage of resistance or adaptation), tahap ini memobilisasi untuk menentukan lari atau melawan.
  3. Tahap keletihan (stage of exhaustion), suatu tahap stres berkelanjutan yang mengakibatkan terganggunya sistem keseimbangan tubuh (homeostasis). Tahap exhaustion diyakini menandai mulainya penyakit tertentu yang disebutkannya penyakit adaptasi.

Maka, ketika Anda terbebani, makin terasa letih dan beratlah pekerjaan yang dilakukan itu. Makin terbebani, makin capek lagi. Seolah tidak berujung!

Namun sebaliknya, dengan merasa ringan, secara tidak langsung Anda telah membuat sistem coping, seperti dibahas di bahasan sebelumnya. Mekanisme coping adalah suatu mekanisme untuk mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima. Apabila mekanisme coping ini berhasil, seseorang dapat beradaptasi terhadap perubahan tersebut, atau akan merasakan beban berat menjadi ringan.

Mekanisme tersebut terbentuk melalui proses belajar dan mengingat. Jadi, setiap orang dapat melakukan dan memilikinya; mungkin awalnya memang berat, tapi lambat laun akan menghasilkan pribadi mengagumkan.

Lebih jauh lagi, efektivitas coping memiliki kedudukan yang amat sentral dalam ketahanan tubuh dan daya penolakan tubuh terhadap gangguan maupun serangan suatu penyakit, baik penyakit fisik maupun psikis. Dan, menurut Zubin, efektivitas coping ini tidak hanya terbatas pada sakit yang ringan saja, tetapi justru lebih banyak efektif pada sakit yang berat.

Tips mengelola stress
  • Seberat apa pun beban, berusahalah tersenyum. Senyuman menjadi sugesti peringan beban, senyum tulus dapat mencairkan hubungan yang beku, memberi semangat pada orang yang putus asa, membuat cerah suasana muram, obat penenang jiwa yang resah
  • Lakukan peregangan dengan olahraga, serta perbanyak puasa sunnah. Keduanya terbukti memicu tubuh menghasilkan endorfin dan enkefalin yang mampu memberi rasa bahagia, lega, tenang, rileks secara alami
  • Jika memungkinkan, jauhi sumber stres tenangkan diri dengan zikir, istighfar, mencari tempat yang tenang, atau melakukan hobi. Jangan memaksakan diri menghadapi stressor ketika diri masih tertekan, karena beban yang ada justru kian berat
  • Setelah merasa lebih tenang, segera tentukan langkah untuk menghadapi stres. Jangan terlena menjauhi sumber stres, karena dapat menjadikan jiwa kecut serta lebh suka lari dari kenyataan

Demikian info tentang Tiga Fase Mekanisme Terjadinya Stres semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.